Gubernur Papua Apresiasi Pembangunan Gereja Bergaya Eropa

Posted By DETIK UTARA on Senin, 01 Mei 2017 | Mei 01, 2017

Gubernur Papua Apresiasi Pembangunan Gereja Bergaya Eropa
Gubernur Papua, Lukas Enembe, saat menggelar konferensi pers di hotel Pullman, Jakarta Pusat, Jumat (27/1/2017). 

DETIKUTARA.BLOGSPOT.COM, JAKARTA – Gubernur Papua Lukas Enembe mengapresiasi pembangunan gedung Gereja GKI Filadelfia-Asei Nolokla, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura yang bergaya Eropa yang dielaborasi dengan ornamen adat budaya Sentani.

Gedung gereja itu sendiri sengaja dipersiapkan untuk menyongsong perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON), tahun 2020. Sehingga bisa digunakan sebagai tempat ibadah bagi duta-duta PON dari seluruh tanah air untuk beribadah.

Lukas sendiri mengaku kagum dengan desain gambar dari gedung gereja tersebut. Apalagi lokasinya berada di jalan protokol berdekatan Stadion Utama Kampung Harapan yang disiapkan untuk PON 2020.

"Pemprov Papua hanya memberikan bantuan sebesar Rp 2 miliar dan sepertinya sedikit jika melihat kualitas desain gambarnya. Ke depan jika panitia pembangunan gedung gereja masih membutuhkan dana, bisa disampaikan kepada kami," kata Lukas lewat keterangan yang diterima, Senin (1/5/2017).

Menurut Lukas, Gereja GKI Filadelfia-Asei Nolokla juga akan memberikan warna pembangunan yang dilakukan pemerintah. Terlebih, upaya pembangunan itu sendiri cukup mendapatkan antusiasme dari masyarakat setempat.

Ketua Panitia Pembangunan Gereja, Theopilus Kere, mengakui, pembangunan akan menghabiskan anggaran kurang lebih sebesar Rp 4 miliar. Sehingga, pihaknya juga menyampaikan terima kasih atas bantuan Gubernur Papua yang sudah berkomitmen membantu pembangunan.

"Pertumbuhan umat beragama di Papua sudah berkembang cukup pesat, terutama umat Kristen. Sehingga, harus bangun gereja untuk Tuhan yang memadai agar setiap umat Nasrani bisa menggunakannya untuk beribadah," kata Theopilus.

Dirinya menjelaskan, target penyelesaian pembangunan diperkirakan akan menghabiskan waktu antara dua sampai tiga tahun. Pihaknya berharap Gubernur Papua nantinya juga dapat meresmikan penggunaan gereja ini.

"Gedung gereja berlantai empat ini, didesain oleh arsitektur lulusan sekolah arsitek di kawasan Karawaci, Tangerang dan merupakan putra asli dari daerah Sentani," katanya.
Blog, Updated at: Mei 01, 2017

1 komentar:

Popular Posts